Air Mata Buaya Juga Nih.. Politikus PDIP ini Dulu Nangis Saat SBY Naikkan Harga BBM, Sekarang Pemerintah Naikkan Tarif Listrik & STNK Kok Nggak Nangis?


PDI Perjuangan terus mendesak pemerintahan SBY untuk menaikkan harga BBM sebelum pelantikan Joko-Kalla. Bahkan Jokowi secara khusus telah meminta langsung kepada SBY dalam pertemuan keduanya di Bali. Permintaan ini kemudian ditolak mentak-mentah oleh SBY.

Dulu PDIP adalah partai yang paling keras dan getol menolak kenaikan harga BBM. Bahkan dalam salah satu sidang pembahasan BBM di DPR pada tahun 2012 silam, fraksi PDIP dan Hanura melakukan aksi Walk Out diiringi derai tangis Rieke Dyah dan Ribka Tjiptaning dan isak Puan Maharani.

Berikut arsipnya dari Tempo.co

***
Jakarta - Aksi walk out para politikus PDI Perjuangan di Dewan Perwakilan Rakyat dalam rapat paripurna, Sabtu, 31 Maret 2012 dinihari, terasa sangat emosional. Sejumlah anggota DPR dari partai moncong putih ini terlihat menitikkan air mata.

Rieke Diah Pitaloka dan Ribka Tjiptaning, misalnya. Rieke, yang anggota Komisi IX DPR ini terlihat menangis tersedu-sedu saat meninggalkan ruang rapat. Ribka Tjiptaning, mantan Ketua Komisi IX DPR ini, pun sama saja. Ribka berjalan cepat meninggalkan ruang rapat didampingi Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo yang mencoba menenangkannya.


Link: http://www.tempo.co/read/news/2012/03/31/078393813/Tangis-Politikus-PDI-Perjuangan-Usai-Walkout

Beberapa hari terakhir, Pemerintahan yang dipimpin Jokowi menaikkan Tarif listrik, STNK dan BPKB

Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dinilai tidak mampu membuat pemasukan negara dari produk barang, ekspor dan lain-lain. Akibatnya, Pemerintahan Jokowi menempuh cara instan dengan menaikkan biaya pengurus kendaran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) hingga 2-3 kali lipat.

Anggota Komisi III DPR Muhammad Syafi'i mengatakan, kebijakan lainnya Pemerintahan Jokowi mendapatkan pemasukan negara dengan cara instan adalah dengan menaikan tarif dasar listrik. Kebijakan ini kata dia sangat meberatkan beban hidup masyarakat.

"‎Jadi memang peluang pemasukan negara dalam pemerintahan sekarang ini ya memang dengan cara membebani rakyat," ujar Syafi'i, Demikian seperti dilansir Sindonews dan berita soal kenaikan STNK dan tarif listrik tersebut sudah banyak diberitakan oleh media-media besar.

Seorang netizenpun mengingatkan  soal tangisan Puan dan politisi PDIP yang dulu menangis saat SBY menaikkan harga BBM. Di laman facebook Jauwad menuliskan:

Sekarang ketika TDL naik berkali-kali lipat dari zaman SBY, BBM naik berkali-kali lipat dari zaman SBY bahkan pajak PKB dan PBB naik 2-3 x lipat , perempuan satu ini koq tidak menampakkan batang hidungnya kembali untuk bersandiwara nangis di depan umum

Padahal saya sudah mempersiapkan baskom dengan kualitas super dan terbaik untuk menampung air mata sandiwaranya 😂

[Mat/beritaislamterbaru.org]