Terbuka Peluang Mbak Titiek Ambil Alih Golkar



Kondisi internal Partai Golkar sedang panas dingin pascapenetapan Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP.

Pagi ini, Selasa (18/7), rapat pleno Partai Golkar di DPR masih berlangsung di ruang rapat Komisi IX, gedung Nusantara I.

Rapat tersebut selain dihadiri pimpinan fraksi, juga Ketua Harian Nurdin Halid. Belum jelas apa yang menjadi fokus pembahasan internal fraksi.

Dalam posisi seperti sekarang, isu hangatnya tidak hanya soal posisi ketua DPR yang dijabat Novanto, tapi juga ketua umum partai.

Pertanyaannya, siapa yang akan mengambil alih pucuk pimpinan partai berlambang beringin?

Politikus senior Partai Golkar Fadel Muhammad saat disinggung mengenai kemungkinan Siti Hediati Hariyadi atau Mbak Titiek, memgambil alih ketum partai, menjawab mungkin.

"Sangat berkemungkinan," jawab Fadel saat ditemui di sela-sela rapat pleno fraksi.

Politikus muda Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan harus ada peralihan kepemimpinan di partainya. Apakah lewat munas atau munaslub.

"Pilihannya itu mau disibukkan dengan urusan orang perorang di Golkar atau bicarakan agenda besar selamatkan partai," ujar Doli, yang telah sejak awal menyarankan Novanto mengundurkan diri.



[M.Bersatu/apik.apikepol.com]

“Jika engkau punya teman – yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan kepada Allah- maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah kau lepaskannya. Karena mencari teman -‘baik’ itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali” [Imam Syafi'i]