Pilpres Masih Lama, Prabowo Subianto Sudah Mulai Diserang

loading...
loading...


Nasional.in ~ Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto sudah mulai diserang terkait tudingan dan fitnah melakukan pembakaran sejumlah sekolah di Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu.

“Serangan terhadap Prabowo jelas motifnya adalah serangan politik memasuki agenda tahun politik. Dan tentunya hal tersebut adalah bentuk dari kepanikan lawan politik karena hingga saat ini calon terkuat untuk bersaing dengan Jokowi di Pilpres 2019 adalah Prabowo,” kata pengamat politik Panji Nugraha, Selasa (12/9).

Jelas Panji, tahun 2017 sudah masuk agenda tahun politik dan tentu serangan isu politik mulai dari negative campaign hingga black campaign akan mewarnai perpolitikan nasional.

Ia menilai, serangan dan fitnah terhadap Prabowo tidak tepat sasaran dan tidak dapat pula mempengaruhi dukungan publik kepada mantan Danjen Kopassus itu.

Pasalnya, selama gonjang-ganjing stabilitas politik di era Jokowi, sikap kenegarawanan Prabowo sudah teruji dengan meredam dan menebar kesejukan dalam setiap kebijakan politik yang diambil secara kepartaian.

Di sisi lain, lanjut Taufik, serangan terhadap Prabowo bukan hanya sebagai bentuk kepanikan dari lawan politik semata, akan tetapi serangan isu pembakaran sekolah tersebut justru akan menaikkan pamor Prabowo di berbagai survei elektabilitas bursa Pilpres mendatang.

“Dan bukan tidak mungkin serangan politik terus-menerus terhadap Prabowo menunjukkan jika calon terkuat di Pilpres sudah mengerucut kepada dua orang tokoh yaitu antara Prabowo dan Jokowi,” pungkasnya.

ADA BERITA MENARIK SCROLL KE BAWAH www.NASIONAL.in
Sumber Berita : [Gema Rakyat / rmol]


[nasional.in/apik.apikepol.com]
loading...